Tempat-tempat Wisata di Jerman (2 – Habis)


Untuk orang asing, negeri Jerman mempunyai sisi yang berbeda. Ada cuaca dingin, teknik modern, sistem sosial dan budaya yang tua. Tetapi Jerman adalah negeri yang indah dengan tempat-tempat wisatanya. Silakan datang dan lihatlah! Dari laut Baltik di sebelah utara ke puncak “Zugspitze” di sebelah selatan, dari sungai “Odeu” di sebelah timur ke kota “Achen” di barat. Di Jerman ada kira-kira 80 juta penduduk.

Kebanyakan penduduknya beragama Kristen, 28 persen Katolik dan 28 persen Protestan, beberapa orang Kristen di gereja-gereja khusus.

Minoritas penduduknya tidak beragama, tapi orang tua atau kakek dan nenek beragama Kristen di waktu dulu. Banyak orang asing dari Turki adalah orang Islam, kira-kira 6 persen.

Lima topik menarik untuk wisatawan adalah

Budaya. Daerah yang berbeda punya banyak tempat budaya. Ada istana-istana tua dengan taman besar, banyak bangunan dari arsitek-arsitek terkenal dari abad 15 ke abad 21, serambi-serambi, rumah-rumah konser, gereja-gereja tua dan juga yang baru, villa- villa atraktif, stasiun-stasiun kereta api, teater-teater di pusat kota, dan lain-lain. Kebanyakan seniman dari Eropa punya relasi kebudayaan di negeri Jerman. Itu menarik untuk wisatawan asing, tamu-tamu dan teristimewa untuk orang-orang dari Indonesia.

Alam dan lingkungan. Pemerintah Jerman melindungi alam dan lingkungan. Ada tempat-tempat untuk binatang-binatang khusus, daerah lain dengan pelesterian lingkungan. Di sana orang-orang bisa beristirahat, naik sepeda biasa, jalan-jalan, berenang di banyak danau, bermain sepak bola atau berlayar. Itu proses baru di negeri kami, tetapi penting untuk kesehatan lingkungan. Banyak tentara asing meninggalkan Jerman ke Rusia, AS, Inggris, dan Perancis. Sehingga ada banyak tempat-tempat untuk wisata dan istirahat. Puji Tuhan!

Desa dan kota menunjukkan gaya dan kehidupan berbeda. Kota-kota dan desa-desa adalah bagian dari sejarah Eropa. Mereka sebagian berumur 2000 tahun, seperti kota besar “Kolu” atau “Trer”. Di kota itu Karl Marx dilahirkan. Di kota dan di desa punya jalan Romawi atau kolam renang dengan air panas dari zaman Romawi. Kota-kota seperti “Dresden”, “Berlin”, “Postdam”, “Munohen”sekarang dipergunakan untuk wisata.

Turisme: Di daerah bergunung-gunung ada banyak tempat indah. Contohnya hutan, sungai, padang rumput. Banyak orang naik mobil ke hutan, mencari restoran yang tenang, minum kopi, makan es krim dan kue. Sambil minum dan makan mereka jalan-jalan ke hutan. Mereka mencintai tempat bersih. Mereka tidak boleh mengotori sungai, jalan, dan kebun. Situasinya berbeda dengan di Indonesia, kerena tidak ada tukang sampah pribadi, tetapi ada sistem umum untuk pengangkutan sampah.

Tempat-tempat wisata pribadi: di akhir minggu orang Jerman pegi ke rumah penginapan pribadi (rumah akhir minggu). Meraka bersantai dan berkebun.

Saya pikir bahwa bagus sekali berwisata di Jerman, tetapi mahal sekali untuk orang dari Indonesia. Minta maaf. Dan: Selamat datang di Jerman. Pintu terbuka!

Stephan (suami Anette Flade), Jerman

About these ads

Comments are closed.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: