Belanja ke pasar


Pada suatu hari, Lee, salah seorang murid dari program ASEAN + 3, berbelanja di pasar untuk membeli sayuran karena dia mau memasak bersama teman-temannya dan guru-gurunya di Wisma Bahasa. Dia mau memasak masakan yang disukai orang Laos, Thailand, dan Vietnam. Bahan-bahan yang diperlukan adalah, ikan laut dan sayuran. Setelah selesai mencatat semua yang mau dibeli, dia langsung berangkat ke pasar bersama dua temannya. Setelah semua sayuran dan bumbu masak terbeli, tinggal ikan laut yang belum. Sampai pada loket penjual ikan laut, dia bilang,”Pak, saya mau cium!” Si penjual ikan, yang kebetulan laki-laki, terkejut sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Mungkin penjual ikan tersebut berpikir, “Orang ini sudah gila atau…. Kok laki-laki mau cium laki-laki, dan mau mencium di tengah pasar lagi?!” Temannya Lee yang mendengar juga ikut terkejut dan sempat teriak,”Cium!” Lee tetap saja percaya diri,”Iya cium, satu kg!” Temannya sambil tertawa dan bilang apa yang dimaksud Lee. “Pak, maafkan teman saya. Yang dimaksud bukan cium, tapi cumi,” temannya menjelaskan. Si penjual ikan itu hanya tersenyum sambil mengangguk-angguk,”Ooo….”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: