Kraton dan Taman Sari


Tadi pagi saya ada acara untuk mengunjungi kraton dan taman sari. Saya dan Danang guru saya, berangkat dari Wisma bahasa jam 8.30, karena saya datang di sini sedikit terlambat. Kami pergi langsung ke kraton. Di sana kami ada pemandu jalan. Dia orang perempuan dan lebih tua. Tetapi dia bisa bicara bahasa Inggris dan ada banyak informasi tentang sultan-sultan yang lalu. Kami banyak melihat tempat untuk menari, makan, pertemuan untuk sultan. Karena itu masih pagi tidak ada banyak orang dan bisa jalan-jalan pelan-pelan. Kita juga melihat barang-barang dari sultan yang lalu, Sultan 8 dan Sultan 9.Sultan sembilan yang paling aktif dan ada banyak aktivitas daripada sultan yang dulu dan sekarang. Dia punya posisi yang berbeda dan penting di dalam pemerintah di Indonesia. Dia ada pekerjaan antara lain Mantri Pertahanan, Mantri Ekonomi, Jendral tentara, Gubernur, dan ketua pandu. Dan punya 5 isrti juga!! Beliau yang paling aktif. Beliau meninggal tahun 1988 umur 76. Dan sekarang ada sultan 10. Beliau gubenur Jogjakarta dan punya 1 istri saja. Kami juga melihat motif berbeda untuk batik dan istri sultan membuat batik. Akhirnya ketika kami pulang kami melihat wayang dari kayu akan mulai dan menonton itu sebentar saja. Orang yang bermain wayang pintar dan itu bagus.

Sesudah dari kraton kami langsung ke Taman Sari. Saya pikir itulah tempat bagus. Meskipun kolam renang di luar tidak ada air dan bau sekali karena mereka membersihkan itu, tetapi kolam berenang di dalam di kolam berenang pribadi untuk sultan ada air dan sejuk sekali. Saya mau duduk di sana karena di luar panas sekali. Tetapi kami ada pemandu jalan yang lebih muda dan ada banyak informasi tentang Taman Sari, dan dia bercerita bagus. Di atas kolam renang untuk istri ada tempat untuk sultan bisa melihat mereka berenang. Mereka sudah isterinya. Kenapa melihat mereka berenang? Saya tidak tahu otak laki-laki. Mereka aneh!!

Di dalam Taman Sari ada terowongan untuk melarikan diri kalau kraton ada masalah. Sultan dulu membuat itu dengan bagus. Dia ada rencana bagus. Masalah untuk istri saja. Dia punya 27 istri!! Di luar Taman Sari ada banyak rumah dan banyak orang tinggal di sana.Waktu dulu Sultan tidak mau pakai Taman Sari dan bilang ke pembantunya boleh membuat rumah di sana. Karena itu meskipun dulu ada kebun besar, sekarang area di luar taman sari tidak ada pohon atau bunga tetapi ada banyak rumah. Kita bisa naik ke dinding yang besar dan tinggi. Dinding itu di luar taman sari dan dulu ada banyak air di dalamnya untuk proteksi bunker di tengah. Sekarang bisa naik dinding itu dan melihat seluruh Jogya dan di luar Jogya. Pemandu jalan bicara itu tempat nol km di Jogya. 28 km ke arah timur ada Merapi, 28 km ke barat ada laut, 28 km ke selatan ada gunung seribu, dan 28 km ke utara ada gunung Menoreh juga. Itu menarik sekali.

Sesudah melihat semua saya membeli gambar batik untuk menghargai orang yang membuat batik di sana.Sesudah itu kami langsung kembali ke Wisma Bahasa dan mau makan siang karena lapar!!

Saya suka taman sari karena ada tempat sama di Sri Lanka juga. Untuk Raja dulu kalau ada masalah di dalam istana dia akan pergi ke tempat sama seperti tamansari. Dan di sana juga ada tempat untuk laki-laki melihat istri berenang!!Itu kesenangan laki-laki melihat istri berenang!!Itu kesenangan favorit untuk laki-laki yang menjadi raja, saya pikir!!

Penulis: Ayanka de Silva -Level: Intermediate

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: